5 Mitos Umum Tentang Investasi Dimana Bisa Dikenakan Biaya

Mitos tentang investasi mahal harganya. Hal ini dapat menyebaban anda untuk terlalu banyak atau sedikit dalam mengambil resiko serta bisa jadi menghindari investasi sama sekali yang kemungkinan merupakan kesalahan yang termahal diantara semuanya.

Dibawah ini adalah beberapa mitos umum tentang investasi – banyak yang berkeyakinan jika investasi itu sama dengan perjudian dengan asumsi anda harus memiliki banyak uang untuk menghasilkan uang – dan fakta yang dapat membebaskan anda untuk membangun kekayaan dengan cepat.

  1. Mitos: Investasi pada dasarnya adalah perjudian

Ada persamaan yang pasti antara pasar saham dan kasino. Orang-orang berharap untuk mendapatkan keberuntungan, tetapi resikonya adalah kerugian yang besar. Satu-satunya pihak yang dipastikan mendapatkan keuntungan adalah “Bandar” – kasino yang memasok chip atau perusahan Wall Street yang menangani perdagangan.

Perbedaan terbesarnya terletak di peluang. Mereka melawan anda di Vegas, tetapi bersama dengan anda dalam bentuk saham. Dalam setiap periode 30 tahun sejak tahun 1928, rata-rata saham telah memberikan tingkat pengembalian tahunan minimal 8% dan biasanya lebih. Anda bisa menderita kerugian didalam saham individu,dan anda bisa menderita kerugian dalam kemerosotan secara terus-menerus, tetapi seiring berjalannya waktu, diversifikasi portofolio membuat para investor kaya.

Karena pada dasarnya, anda berinvestasi dalam sesuatu yang nyata. Bukannya bertaruh pada kartu atau roll ataupun dadu yang berputar, anda bertaruh pada produktivitas bisnis dimana anda berinvestasi didalamnya. Sebagai pemegang saham, anda adalah pemilik bagian dari perusahaan. Anda mungkin berhak mendapatkan bagian dari keuntungan dalam bentuk dividen, dan anda dapat berbagi dalam nilai yang berkembang dari perusahaan jika peningkatan produktifitas menyebabkan peningkatan nilai pasar (seperti yang sering terjadi).

  1. Mitos: Ada “rahasia” untuk berinvestasi dengan sukses dimana sebagian besar orang lain tidak mengetahuinya

Anda dapat membuat keberuntungan dengan investasi atau strategi perdagangan “rahasia” – asalkan anda sendiri yang menjajakan strategi ini kepada orang-orang yang cukup mudah ditipu.

Investor yang mencoba untuk mengalahkan pasar secara konsisten gagal saat melakukannya.

Rahasia untuk berinvestasi dengan sukses adalah bukanlah rahasia, setidaknya menurut Buffett – salah satu investor tersukses di dunia. Ini diversifikasi dengan biaya rendah adalah trick cara cepat dapat duit. Dan itu berarti dana indeks.

  1. Mitos: Semakin tua usia saya, semakin berkurang resiko yang dapat saya ambil

Perencanan finansial telah lama mengetahui bahwa orang-orang harus menjaga sepotong dana besar di masa pensiunnya yang diinvestasikan dalam saham, bahkan di usia 50 tahun dan 60 tahun. Perintis studi oleh perencana finansial Bill Bengen pada tahun 1990-an (kemudian dikonfirmasi oleh peneliti lain) menemukan bahwa saham menawarkan tingkat pengembalian mengalahkan inflasi dan sungguh-sungguh meningkatkan peluang sehingga anda tidak akan kekurangan dana di masa pensiun.

Itu sebabnya sasaran reksa dana yang tertanggal, mulai agresif dan tumbuh secara konservatif sebagai pendekatan masa pensiun anda, umumnya menyimpan lebih dari 40% dari portofolio sahamnya (dan terkadang lebih dari 50%), bahkan untuk investor atau setelah masa pensiun.

Bahkan, penelitian terbaru telah menemukan bahwa bukannya mendapatkan secara konservatif setelah anda berada di masa pensiun, anda harus mempertimbangkan untuk mendapatkannya secara agresif. Sebuah pendekatan yang dikenal sebagai “jalan kenaikan ekuitas” dapat mengurangi kemungkinan kehabisan dana di masa pensiun, menurut peneliti Wade Pfau – Profesor pendapatan pensiun di Kampus American dan perencana keuangan Michael Kitces – Mitra dan Direktur riset di Pinnacle Advisory Group.

  1. Mitos: Jika ada banyak hipotesa tentang sebuah perusahaan, ini saatnya untuk membeli sahamnya

Disaat anda mulai mendengar tentang sebuah perusahaan yang terkemuka, ini adalah hari terbaik – setidaknya sebagai investasi.

Bahkan jika anda masuk ke “penawaran saham perdana” terkemuka, anda tidak mendapatkan lantai dasarnya. Sebelum go public, perusahaan swasta yang khas memiliki beberapa babak pembiayaan oleh individu atau perusahaan. Investor “malaikat”, pemodal ventura dan perusahaan ekuitas swasta ini adalah orang-orang yang mungkin mendapatkan nilai tertinggi didalam investasinya.

Setelah perusahaan tersebut go public, mungkin tidak akan membuat banyak perubahan. Harga bisa melambung di hari pertama, berkat hipotesa, tetapi professor dari Universitas Florida – Jay Ritter – menemukan bahwa setelah melalui hari perdagangan pertama, ini adalah investasi terburuk dibandingkan dengan rekan-rekannya di tahun-tahun berikutnya.

  1. Mitos: Anda memerlukan banyak uang untuk berinvestasi

Anda harus mampu meninggalkan uangmu sendiri jika anda ingin berinvestasi. Uang yang akan anda butuhkan dalam 10 tahun tidak boleh diinvestasikan dalam saham, karena pasar bisa anjlok dan anda tidak akan punya waktu untuk menunggu sampai investasi anda pulih.

Tetapi anda tidak perlu setumpuk uang tunai untuk memulai. Tempat kerja penyelenggaraan program pensiun seperti 401(k) memungkinkan anda untuk memulai investasi dengan segera hanya dengan 1% dari gaji anda. Jika anda tidak memiliki akses ke program kerja, anda dapat memulainya di IRA. Minimum dana investasi di Vanguard 500 umumnya US$ 3.000, tetapi turun menjadi US$ 1.000 jika anda membuka IRA.

Dan investasi kecil yang dilakukan secara konsisten, benar-benar dapat menambahkan penghasilan. Investasi hanya US$ 1.000 pertahun (atau US$ 83,33 perbulan) selama 40 tahun, dan anda akan berakhir lebih dari US$ 250.000 jika anda mendapatkan rata-rata tingkat pengembalian saham senilai 8% secara historis yang ditawarkan dalam waktu lama. Dengan meningkatkan investasimu menjadi US$ 5.000 pertahun, anda bisa memiliki lebih dari US$ 1,2 juta.